September 14, 2020

Konstruksi Bangunan Rumah Tahan Gempa

Artikel ini membahas tentang konstruksi bangunan rumah yang tahan terhadap gempa

Source: Google Image

Gempa, gempa bumi, gempa vulkanis ataupun gempa tektonis merupakan suatu getaran yang dihasilkan dari pelepasan energy dari dalam secara tiba – tiba, yang mana getaran tersebut menciptakan gelombang seismic. Gempa bumi juga biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi. Di Indonesia sendiri yang letak negaranya berada di gari khatulistiwa, hal tersebut dapat menjadi penyebab gempa bumi sering terjadi dengan intensitas gempa yang cukup tinggi atau sering. Hal tersebut dapat menjadi pembahasan yang menarik mengenai design arsitektur ataupun konstruksi yang tahan terhadap gempa mengingat gempa bumi menjadi suatu bencana alam yang cukup sering terjadi di Indonesia.

Faktanya, konsep bangunan tahan gempa memang sudah diimplementasikan oleh para orang – orang terdahulu melalui rumah – rumah tradisional Indonesia yang ada. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan konsep fundamental yang sama untuk membuat suatu bangunan tahan gempa pada zaman modern sekarang.

Kini, bangunan – bangunan rumah modern pun mulai bnayak yang mempertimbangkan dan menggunakan konsep fundamental bangunan rumah tahan gempa untuk memastikan keamanan penghuni rumah dan daya tahan yang lebih baik. Ada beberapa hal pendukung untuk mendapatkan rumah yang kuat & tahan dari gempa. Penyedia jasa kontraktor Jakarta di bidang konstruksi dan interior sudah pasti menginginkan bangunan dan interior yang berkualitas untuk client dan customernya. Untuk itu, penyedia jasa Kontraktor Jakarta banyak yang mensiasati hal tersebut dengan merekomendasikan spesifikasi material yang berkualitas. Namun untuk mendapatkan bangunan tahan gempa tidak cukup dengan menggunakan jasa kontraktor Jakarta & spesifikasi material nomor wahid. Ada beberapa hal penting, ciri – ciri dan konsep rumah yang dapat menahan gempa, antara lain:

  • Fondasi yang Digunakan



    Fondasi merupakan hal fundamental yang sangat berfungsi untuk menyalurkan beban bangunan ke tanah. Selain harus berdiri di permukaan tanah yang keras dan padat, setidaknya, fondasi harus memiliki kedalaman minimum sedalam 60cm hingga 75cm. Meskipun fondasi yang digunakan juga harus menyesuaikan dengan kontur bidang tanah yang ingin dibangun serta model dan volume bangunan yang akan dibangun. Ada banyak jenis fondasi, namun fondasi – fondasi tersebut juga memiliki kekurangan dan kelebihannya masing – masing.

    Baca juga: Fondasi atau Pondasi?

    Selain itu, karena fondasi merupakan bagian dari struktur bangunan, maka diharapkan dan direncanakan sebaik – baiknya untuk menahan beban dari luar maupun bangunan itu sendiri. Untuk itu, struktur fondasi rumah tahan gempa juga harus terhubung secara kuat dengan sloof.

  • Perenanaan Denah Rumah



    Perencanaan denah rumah merupakan bagian dari pekerjaan arsitektur. Anda dituntut untuk mengunakan denah rumah yang simetris dan juga sederhana tanpa bentukan dan aksen yang berlebihan. Hal tentang simetris atau tidaknya perencanaan bangunan dapat menentukan kokoh atau tidaknya konstruksi bangunan tersebut. Dengan perencanaan denah yang simetris, dapat memperkokoh struktur dan membuat penyebaran beban dengan merata. Arsitektur seperti ini dapat menahan gaya lebih baik karena dapat mengurangi efek torsi dan kuat secara merata.

  • Kualitas Tanah



    Selain fondasi sebenarnya kualitas tanah juga menjadi sesuatu yang fundamental untuk menjadikan bangunan rumah tersebut tahan terhadap gempa. Hal ini menjadikan yang paling dasar karena tanah merupakan komponen alam yang paling berpengaruh untuk mendapatkan rumah tahan gempa. Untuk itu anda perlu memastikan bahwa bidang tanah yang akan anda bangun memiliki kepadatan yang baik, keras dan tidak porus. Hal tersebut dimaksudkan supaya permukaan tanah tidak berubah secara ekstrim.

    Sebelum anda ingin membangun proyek konstruksi di sebidang tanah, anda perlu memastikan kalau tanah tersebut merupakan tanah berkualitas yang bukan tanah urugan. Biasanya tanah urugan memiliki permukaan yang tidak terlalu kuat. Tanah yang tidak terlalu kuat sudah pasti tidak bisa beban bangunan, apa lagi terjadi gempa, dapat dipastikan bangunan anda tidak kuat menahannya.

  • Pemilihan Beton



    Beton adalah material yang paling umum dari konstruksi suatu bangunan. Untuk itu, beton yang digunakan juga harusnya beton yang diproduksi dengan komposisi pasir, air dan semen, yang semuanya dibuat secara presisi. Jika pembuatannya sudah presisi dan ditambah pula anda mengerjakannya dengan metode yang baik, maka rumah tahan gempa akan anda dapatkan.

    BACA JUGA: KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN JASA KONTRAKTOR JAKARTA

  • Struktur Beton Bertulang



    Beton bertulang juga masih menjadi bagian yang dapat menjadi bagian struktur yang sangat perlu diperhatikan. Sebelum mengaplikasikannya ke proyek pembangunan rumah anda, pastikan dulu perencanaan dan penghitungannya yang diatur secara professional. Setelah itu, anda juga perlu memastikan campuran beton diukur dan dicampur dengan presisi sehingga beton bertulang yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik.

  • Komponen Rumah yang Terikat



    Komponen – komponen rumah yang terikat masih dimaksudkan pada struktur suatu konstruksi rumah tahan gempa. Anda bisa dapat selalu memastikan bahwa setiap komponen yang ada di dalam struktur bangunan rumah itu yang structural ataupun non structural terikat dengan baik antara satu dan lainnya. Hal tersebut perlu dilakukan dengan tujuan dapat membantu konstruksi bangunan anda menyalurkan beban gempa secara lebih merata.

  • Beban Material yang Minimal



    Setelah memastikan komponen struktur yang saling mengikat dan juga denah arsitektur rumah yang simetris sudah baik dan benar secara perencanaan dan penghitungan; maka anda harus melakukan pemilihan material rumah yang tepat untuk menahan beban bangunan dan gempa. Sebagai contoh, anda bisa mengganti elemen konstruksi atap konvensional dengan menggunakan konstruksi baja ringan.

    BACA JUGA: BAGIAN-BAGIAN PENTING YANG HARUS ADA PADA SEBUAH KONSTRUKSI BANGUNAN

    Seperti penggunaan bata merah dan batako juga dapat diganti dengan bata ringan. Dengan material yang tepat, efek gempa yang dihasilkan pada konstruksi bangunan rumah anda juga dapat diminimalisir.

    BACA JUGA: PERBANDINGAN MATERIAL STRUKTUR BANGUNAN; BATA MERAH & BATA RINGAN

    Itulah hal-hal yang dapat meminimalisir guncangan gempa bumi yang dapat merusak konstruksi bangunan rumah anda. Jika anda melakukan persiapan, perencanaan dan penghitungan yang tepat untuk proyek konstruksi rumah anda, maka rumah tahan gempa adalah jaminan untuk anda.

MEIRIVE PENYEDIA JASA KONTRAKTOR JAKARTA DENGAN PELAYANAN JASA KONSTRUKSI YANG PROFESIONAL

Meirive sebagai pelaku jasa konstruksi berupa perusahaan berbadan hukum yang mana kami akan bertangung jawab sepenuhnya atas hasil & proses pekerjaan kami di lapangan. Hal tersebut sudah kami lakukan karena kami juga fokus pada hasil pekerjaan yang baik dan juga keselamatan dari penghuninya. Pada dasarnya kami memiliki modal kerja dengan tenaga professional, metode pengerjaan terbaik dan rekomendasi material yang berkualitas. Sebenarnya, menjadi kontraktor yang bertanggung jawab bukanlah nilai dan keunggulan kami sebagai penyedia jasa Kontraktor Jakarta yang professional. Karena pertanggung jawaban hasil kerja sudah seharusnya menjadi standard opersional kami dalam bekerja untuk mewujudkan bangunan dan interior rumah yang aman, nyaman dan tentunya sesuai kebutuhan dan keinginan client kami

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *